Membuat Blog Korporat

Hari-hari ini, Mat Bloger seperti layang-layang kurang angin. Badannya loyo. Geraknya lamban. Tampangnya pun lusuh. Saya jadi penasaran, ada apa gerangan dengan kawan saya yang biasanya bergerak liar bagaikan Kali Ciliwung di musim hujan ini?

“Jago saya keok, Mas,” jawab Mat Bloger singkat.

“Jago? Memangnya sampean masih suka sabung ayam? Nggak takut ditangkap polisi, Mat?”

“Hus, ini bukan judi sabung ayam, Mas. Ini tentang pemilihan presiden itu lo. Jago saya kalah karena mendapat suara lebih sedikit dibanding sang pemenang.”

“Oalah, pilpres to. Kirain sabung ayam. Ya sudah, nggak usah dipikirkan, Mat. Tenang saja. Lima tahun mendatang bakal ada lagi. Lebih baik kita ngobrol soal lain.” Lanjutkan membaca “Membuat Blog Korporat”

Iklan
Membuat Blog Korporat

Perlukah Kita Ganyang Blog Malaysia?

Malaysia tak hanya memprovokasi Indonesia di perairan sekitar Ambalat. Di ranah blog, provokasi dari negeri jiran itu juga bertebaran. Salah satunya diungkapkan oleh seorang yang mengaku sebagai pendukung Malaysia yang katanya pernah berkunjung ke Indonesia. Blog tersebut, menurut sang pemilik yang mengaku masih 18 tahun, dibuat sebagai tandingan blog-blog Indonesia yang menghujat Malaysia. Blog anti-Indonesia itu mendapat pasokan “bahan bakar” dari isu tentang Ambalat dan berita seputar Manohara Pinot.

“Alamat blognya di mana, Mas? Saya mau ganyang dia,” kata Mat Bloger berapi-api.

“Halah, kemlinthi. Memangnya sampean itu siapa, Mat? Polisi? Preman? Anggota laskar atau front pembela ini dan itu? Saya justru sengaja tak mau memberi tahu alamat blog itu supaya sampean tak ikut-ikutan menyerang blog itu. Bukannya berhenti, nanti blog itu malah populer, dan tujuannya menarik perhatian tercapai kalau kita bereaksi.” Lanjutkan membaca “Perlukah Kita Ganyang Blog Malaysia?”

Perlukah Kita Ganyang Blog Malaysia?

Bila Boediono Mendengar Lewat Blog

Seorang blogger baru telah lahir. Kenalkan, namanya Boediono. Ya, Boediono yang calon wakil presiden itu. Dia sekarang memiliki blog berjudul Boediono Mendengar. Di ruang sosial daring inilah mantan gubernur Bank Indonesia itu akan berinteraksi dengan khalayak, baik yang mendukung maupun menentangnya.

“Ah, yang bener, Mas? Memangnya siapa yang mengajari Pak Boed membuat blog?” tanya Mat Bloger.

“Saya nggak tahu, Mat. Dan nggak penting juga mengetahui siapa yang memberi dia inspirasi dan pelajaran mengenai blog.”

“Halah, kemlinthi. Sampean pasti kura-kura dalam perahu. Ya kan, Mas?” Lanjutkan membaca “Bila Boediono Mendengar Lewat Blog”

Bila Boediono Mendengar Lewat Blog

Video Mesra Rani Juliani dan Antasari

Kasus pembunuhan seorang direktur BUMN yang menyeret nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar dan perempuan muda bernama Rani Juliani sedang jadi buah bibir. Tapi Mat Bloger justru menutup bibir rapat-rapat ketika menemui saya siang itu.

“Ada apa, Mat? Kenapa tampang sampean begitu ajaib?” saya bertanya.

“Saya baru saja tertipu, Mas.”

“Kok bisa? Bagaimana ceritanya?”

“Tadi saya beli DVD. Sampul dan judulnya menggoda sekali, Video Mesra Antasari dan Rani Juliani. Eh, setelah saya beli dan putar di rumah, ternyata palsu. Isinya ndak ada Antasari atau Rani sedikit pun, tapi film kartun. Semprul!” Lanjutkan membaca “Video Mesra Rani Juliani dan Antasari”

Video Mesra Rani Juliani dan Antasari

Video Insiden Jebolnya Situ Gintung

Setelah bendungan Situ Gintung ambrol tempo hari, saya selalu melihat Mat Bloger menenteng handycam di mana pun dia berada. Sewaktu nongkrong di kafe bersama teman-temannya sesama blogger, piknik ke Puncak, atau ke tempat kerja, Mat Bloger tak lupa menyelipkan kamera video tipe terbaru yang baru dibeli di ranselnya. Tumben, pikir saya.

Karena penasaran, saya pun bertanya. “Buat apa kamu bawa-bawa kamera video, Mat? Nggak takut dicopet?”

“Kecopetan itu risiko hidup di Jakarta, Mas. Tapi saya nggak mau kehilangan momen. Saya mau meniru orang-orang itu lo, Mas.” jawab Mat Bloger sedikit kemlinti. Lanjutkan membaca “Video Insiden Jebolnya Situ Gintung”

Video Insiden Jebolnya Situ Gintung

Blog Sudah Mati

SESEORANG bertanya kepada Mat Bloger, “Benarkah blog sudah mati?” Mat Bloger, yang tak tahu apa jawabannya, meneruskan pertanyaan tersebut ke saya.

Sebelum menjawab, saya malah balik bertanya, “Kapan matinya? Dikubur di mana, Mat?”

Mat Bloger ngakak. “Sampean ini lo, kalau ditanya selalu ngeles. Ayo dong Mas, dijawab. Benarkah blog sudah memasuki senja kala?” Lanjutkan membaca “Blog Sudah Mati”

Blog Sudah Mati

Komunitas Penggemar Maria Ozawa

Seseorang tiba-tiba mengirim surat elektronik kepada saya. Isinya singkat saja, sebuah pertanyaan. “Mas, bagaimana memulai dan menjalankan komunitas blogger?”

Mat Bloger tertawa ngakak ketika saya memberi tahu tentang surat itu. “Syukur…. Risiko jadi orang terkenal, Mas,” kata Mat Bloger.

Saya tersenyum kecut karena merasa bukan orang yang tepat untuk ditanya. Tapi, agar tak mengecewakan dia, saya pun bermaksud mengirim jawaban seraya mengingat-ingat bagaimana kawan-kawan saya dulu membangun komunitas blogger.

“Jadi bagaimana memulainya, Mas?” tanya Mat Bloger tak sabar. Lanjutkan membaca “Komunitas Penggemar Maria Ozawa”

Komunitas Penggemar Maria Ozawa