Video Heboh Marshanda

Mata Mat Bloger seolah lengket ke layar monitor siang itu. Nyaris tak berkedip. Ia bahkan tak menyadari kedatangan saya, mendekat ke meja kerjanya.

“Sedang nonton apa sih, Mat? Asyik amat,” saya menegur.

Mat Bloger bergeming. Saya tepuk pelan jidatnya. Dia kaget dan berteriak, “Aduh! Sontoloyo! Jangan ganggu dong, Mas. Ini lo, ada video menarik, saya ambil dari YouTube,” kata Mat Bloger.

“Apa sih? Film porno?”

“Eits, bukan, Mas! Ini video Marshanda sedang jingkrak-jingkrak.”

“Halah. Orang jingkrak-jingkrak kok ditonton. Kurang kerjaan.”

“Eeee… yang ini beda, Mas. Sampean nggak tahu Marshanda, sih. Itu lo, pemain sinetron yang dulu sering muncul di TV.”

“Ha-ha-ha…,” saya ngakak mendengar jawaban Mat Bloger yang meledek pengetahuan saya tentang nama artis dan dunia hiburan di televisi. Dia tahu saya memang jarang nonton televisi, apalagi sinetron. Jadi, ya, wajar kalau saya bahkan tak bisa membedakan antara Marshanda atau marshmallow.

Tentang Marshanda, saya mengenalnya dari Google, yang menyimpan ratusan kisahnya. Lahir pada 10 Agustus 1989, gadis yang juga dipanggil Chacha ini meretas jalan popularitas lewat penampilan di beberapa iklan televisi. Lalu nama Chacha melejit di atas karpet merah kemasyhuran setelah berperan sebagai Lala dalam sinetron Bidadari.

Sinetron itu, konon, sukses, sehingga dilanjutkan ke Bidadari 2 sampai 104 episode. Tapi posisinya sebagai pemeran utama di Bidadari 3 ternyata digantikan pemain lain lantaran sengketa antara Chacha dan rumah produksi sinetron tersebut. Sejak itu, kemunculan wajahnya di layar kaca tak sesering dulu. Baru pada awal 2009 Chacha kembali menjadi buruan wartawan gosip setelah main dalam film Kalau Cinta Jangan Cengeng dan mengeluarkan lagu single Bernafas dengan Cintamu pada 24 Juni 2009.

Saya tak tahu ke mana dan apa kegiatan anak itu akhir-akhir ini, sampai kemudian videonya yang berjudul Who Do You Think You Are muncul di YouTube pada Selasa lalu, satu hari setelah Chacha berulang tahun ke-20, dan rekamannya ditonton Mat Bloger.

“Apa yang menarik dari video itu, Mat?” tanya saya.

“Ini bukan sembarang video, Mas. Video ini bikin heboh karena menunjukkan aksi Chacha yang sedang menyanyi sambil jingkrak-jikrak. Lalu, di sela-sela menyanyi, dia juga mencaci kawan-kawannya waktu SD dulu. Sepertinya dia dendam sekali kepada bekas kawan-kawannya.”

“Ups, Chacha memaki kawannya? Kenapa?”

“Nah, itu dia yang saya nggak tahu, Mas.”

Mat Bloger lalu bercerita video itu diunggah ke YouTube oleh Marshanda. Begitu muncul, langsung ngetop, dibicarakan orang di blog-blog; Facebook, Plurk, Twitter. Lebih dari 3.500 pengunjung sempat mengakses video ini dalam satu hari. Situs berita daring pun bahkan menurunkan berita tentang video itu pada Rabu lalu. Entah kenapa video ini mendadak dihapus dan tak bisa dilihat lagi. Untung Mat Bloger sempat mengunduh, menyimpannya di laptop, dan menontonnya berulang kali.

“Mungkin dia merasa nggak nyaman, Mas,” kata Mat Bloger, menebak penyebab dihapusnya video itu.

“Bagaimana orang bisa tahu bahwa Chacha mengunggah video itu di YouTube, Mat? Apa dia pasang pengumuman?”

“Lo, Chacha itu artis yang eksis, Mas. Gaul. Dia itu aktif menggunakan beberapa media sosial, seperti Plurk, Twitter, MySpace, Bebo, YouTube, dan iLike. Nggak usah heran bila penggemarnya di dunia maya juga banyak. Dan semuanya memantau aktivitas Chacha di ranah daring.”

Selebritas. News media. Social media. Video. YouTube. Kontroversi. Hapus. Viral marketing. Rekayasa. Sensasi. Gosip….

Aha, sekarang saya mulai paham kenapa orang bilang “there is no business like showbiz”.

Iklan
Video Heboh Marshanda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s