Blogger Peduli Bencana

Perang adalah tragedi kemanusiaan yang menyedihkan. Begitulah yang kita saksikan pada agresi militer Israel ke Jalur Gaza, Palestina. Ratusan warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, meninggal akibat bom, roket, dan peluru yang dimuntahkan kedua belah pihak, baik Israel maupun pejuang Hamas.

“Kenapa perang terus terjadi, Mas? Tidakkah mereka jemu dan lelah?” tanya Mat Bloger, kawan saya.

Saya dan Mat Bloger sedang menonton televisi yang menayangkan berita tentang serbuan tentara Israel ke Palestina. Di layar terlihat adegan seorang bapak yang tengah membopong seorang anak yang kepalanya berlumuran darah. Saya tertegun memandang adegan itu dan tak segera menjawab pertanyaan Mat Bloger.

“Saya nggak tahu, Mat. Yang jelas perang tak pernah membawa manfaat apa pun kecuali penderitaan dan kesedihan.”

Mat Bloger diam. Sepi menemani kami.

“Adakah yang bisa kita lakukan, terutama untuk para korban?” Mat Bloger bertanya lagi.

Saya tak segera menjawab. Layar televisi berganti. Kali ini seorang penyiar membacakan berita tentang musibah gempa bumi yang menggoyang Sorong dan Manokwari.

“Nah, ini, Mat. Bencana alam juga menimbulkan korban dan penderitaan. Penduduk kehilangan rumah. Anak-anak tak bisa sekolah. Seperti halnya penduduk Jalur Gaza, warga Manowari juga mendadak jadi pengungsi yang kelaparan dan hanya menunggu uluran bantuan. Sebagai blogger, kita punya pilihan, duduk berpangku tangan atau meringankan penderitaan para korban yang ditimpa kemalangan. Tapi kita jangan hanya melihat kuman di seberang lautan, lalu melupakan gajah di depan mata. Saudara-saudara kita di Papua yang sedang ditimpa musibah juga harus dibantu.”

“Caranya?”

“Para blogger, misalnya, bisa membangun gerakan sosial untuk membantu korban bencana, seperti yang ditunjukkan kawan-kawan kita yang pekan ini membuat blog Blogger Peduli. Blogger Peduli adalah jaringan blogger dan komunitas di seluruh Indonesia yang peduli pada isu-isu tentang bencana dan penanganan korban. Pembentukan gerakan sosial nirlaba ini dilatarbelakangi oleh kondisi Indonesia yang sangat rawan musibah alam, seperti banjir, tanah longsor, gempa, dan tsunami.

Blogger perlu ikut membantu meringankan penderitaan para korban bencana karena gerak dan kemampuan pemerintah terbatas, baik dari sisi tenaga maupun dana. Upaya pertolongan kepada korban pun selalu dirasa masih kurang memadai. Lewat blog, jaringan Blogger Peduli berharap bisa ikut berperan, memberikan bantuan, minimal dengan menyediakan berita dan informasi mengenai bencana di Indonesia. Syukur-syukur mereka mampu menggalang dana untuk disalurkan kepada para korban.”

“Kenapa sih, Mas, para blogger tergerak hatinya untuk membuat misi kemanusiaan seperti itu? Apa atau siapa yang menggerakkan mereka?” tanya Mat Bloger.

“Solidaritas, ikatan emosional, serta keinginan untuk berbagilah yang mendorong para blogger spontan bergerak menyumbangkan sesuatu. Blogger ingin membantu dengan cara mereka dan lewat media yang mereka miliki, yaitu blog,” jawab saya.

“Sukarela? Tak dibayar?”

“Ya, iyalah, Mat. Namanya saja gerakan sosial. Sampean juga bisa ikut membantu gerakan Blogger Peduli sebagai sukarelawan atau donatur. Inilah saatnya kita sebagai blogger bersatu dan menunjukkan kepedulian untuk sesama.”

“Wah, menarik juga itu, Mas. Kalau saya mau ikut, bagaimana caranya?”

“Kunjungi saja blog Blogger Peduli dan baca informasi di sana.”

“Baiklah, saya langsung meluncur ke ‘TKP’, Mas.”

Iklan
Blogger Peduli Bencana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s