Mengapa Amerika Mendukung Pesta Blogger

Mat Bloger cengar-cengir ketika saya datang ke mejanya pagi itu. Di tangannya ada selembar koran edisi terbaru. Karena penasaran, saya pun bertanya kepadanya. “Kenapa sampean mesem-mesem, Mat? Ada yang lucu?”

“Oh, nggak, Mas. Nggak ada yang lucu. Saya cuma senang karena baru saja membaca berita tentang sampean di koran ini,” dia menjawab seraya mengangsurkan koran yang dimaksud.

Saya melihatnya sekilas. Ternyata yang dimaksud Mat Bloger adalah berita tentang konferensi pers Pesta Blogger 2008 yang diadakan di kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi pada Rabu pekan lalu.

Pesta Blogger adalah forum alternatif bagi para blogger di Indonesia untuk bertemu muka secara langsung, saling bertukar informasi dan memicu diskusi, serta membangun jaringan agar kelak dapat bekerja sama dan mampu memberikan sumbangan nyata kepada masyarakat.

Acara pertemuan tahunan blogger nasional itu memang akan kembali diadakan pada 22 November nanti. Sementara acara serupa tahun lalu mengusung tema “Suara Baru Indonesia”, pesta kali ini bertema “Blogging for Society” atau ngeblog untuk masyarakat. Tema itu sengaja dipilih untuk menunjukkan semakin besarnya peran blogger kepada masyarakat.

“Memangnya teman-teman sampean, para blogger itu, sudah dan akan melakukan apa, Mas?”

“Banyak, Mat. Komunitas blogger Cahandong, Yogyakarta, dan Bundaran HI, Jakarta, misalnya, bekerja sama menggelar program pengumpulan buku untuk anak-anak SD yang kurang mampu. Komunitas blogger Benteng, Tangerang, tempo hari mengadakan acara donor darah. Lalu, Blogger Bali Community bulan lalu mendatangi panti wreda dan melakukan aktivitas layanan sosial di sana.

Saya yakin masih banyak kegiatan komunitas blogger di daerah lain yang tak saya ketahui. Maklum, jumlah blogger di Indonesia saat ini sedikitnya 300 ribu atau dua kali lipat dari tahun lalu. Data itu didapat dari penyedia-penyedia blog hosting dari dalam dan luar negeri, serta perkiraan jumlah blogger yang memakai domain pribadi.

“Lalu, mengapa Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta juga ikut mendukung Pesta Blogger 2008, Mas? Apa ada agenda politik?” tanya Mat Bloger lagi.

Saya tergelak. “Halah, agenda politik apa sih, Mat? Kami para blogger ndak ngurusi politik. Kami lebih peduli pada masalah sosial dan pendidikan. Politik itu nomor sekian.

Pemerintah Amerika, yang diwakili Duta Besar Cameron R. Hume, tertarik mendukung acara tahunan ini karena menilai aktivitas blogging merupakan sesuatu yang menyenangkan.

Jangan lupa, Mat, blog itu datang dari Amerika. Apa salahnya bila pemerintah Amerika mendukung pengembangan karya warganya?

Di mata pemerintah Amerika, aktivitas ngeblog merupakan bentuk kebebasan berekspresi. Blog juga dapat berfungsi sebagai media menyuarakan opini. Berkat blog, warga juga dapat menjadi pewarta sehingga informasi tak didominasi oleh jurnalis dan media mainstream. Ini bagus bagi demokrasi.

Duta Besar Hume pun menyatakan negaranya selalu mendukung kebebasan berekspresi dan berbicara yang bertanggung jawab. Blog, kata Hume, juga media yang sesuai dengan Konstitusi AS. Begitu, Mat.”

“Oh, jadi bukan karena pemerintah Amerika punya kepentingan tertentu, misalnya memakai blogger Indonesia untuk memerangi terorisme ya, Mas?”

“Halah, jauh amat analisis sampean, Mat. Blogger itu penulis, bukan pasukan antiteroris atau aparat intelijen. Senjata blogger adalah kata-kata, bukan senapan atau pistol, ha-ha-ha….” saya tergelak.

Iklan
Mengapa Amerika Mendukung Pesta Blogger

3 pemikiran pada “Mengapa Amerika Mendukung Pesta Blogger

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s