Mengarang Gotong Royong di Cerpenista

Hujan tiba-tiba menyiram Jakarta pada sebuah pagi. Mat Bloger, yang menggigil kedinginan, langsung mengajak saya membuat kopi dan berbincang ringan untuk menghangatkan suasana.

“Rasanya sudah lama sekali saya ndak bertemu sampean, Mas. Ada kabar apa dari ranah blog dan kawan-kawan blogger sampean itu, Mas?” kata Mat Bloger membuka obrolan.

“Wah, banyak, Mat. Sampean mau yang mana?”

“Yang mana sajalah, terserah sampean, Mas.”

“Oke. Sudah dengar tentang Cerpenista?”

“Halah, apa itu, Mas? Namanya kok aneh?”

“Cerpenista itu situs yang dibuat oleh kawan saya, Herman Saksono, blogger yang tinggal di Yogyakarta. Cerpenista menyediakan layanan menulis cerita pendek sambung-menyambung secara daring atawa online writing.

Melalui Cerpenista, seorang blogger dapat menulis cerita bersama blogger lain yang belum tentu saling mengenal melalui jaringan Internet.

Sabtu pekan lalu, Cerpenista secara resmi diperkenalkan ke publik di Yogyakarta. Pada acara itu, Herman juga mengumumkan kerja samanya dengan PT Dagdigdug Indonesia, penyedia layanan blog hosting dagdigdug, sebagai tempat bernaung Cerpenista,” jawab saya.

Saya lalu bercerita kepada Mat ihwal asal-muasal situs kolaboratif itu. Cerpenista dimulai dari sebuah topik kalimat bersambung di mailing list (milis) Cah Andong.

Topik itu ternyata memancing perhatian dan minat anggota milis, apalagi ketika kemudian muncul rangkaian kalimat-kalimat lucu. Dari situlah Herman membuat aplikasi web khusus untuk memfasilitasi kegiatan kreatif ini.

Cerpenista versi awal sangatlah sederhana, lalu berkembang menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan saran anggota. Ada fitur grup, komentar, kontrol akses, favorit, dan sebagainya. Semuanya demi menjaga agar atmosfer Cerpenista tetap guyub, ramai, dan kreatif.

Cerpenista dibuat dengan menggunakan AJAX (asynchronous JavaScript and XML), yaitu teknik pemrograman yang memungkinkan kita bertukar data dengan server di belakang layar, tapi seluruh halaman web tidak harus dipanggil ulang hanya untuk mengganti sebagian kecil isi halaman.

“Oh, keren juga, ya. Lalu bagaimana caranya agar saya bisa ikut menulis, Mas?”

“Sampean harus mendaftar dulu secara daring (online) ke situs Cerpenista. Gratis kok. Setelah mendapat persetujuan dari admin, sampean baru bisa menyumbang tulisan. Tapi tulisan sampean ndak boleh panjang, bukan dalam bentuk satu cerpen utuh.

Setiap posting dibatasi maksimal 250 karakter di kolom yang sudah disediakan. Sampean juga baru bisa menulis lagi setelah kalimat buatan sampean tadi diteruskan oleh penulis lain.”

“Kenapa begitu, Mas?”

“Memang begitu perbedaan Cerpenista dengan situs cerpen lain yang sudah ada sebelumnya, misalnya situs Kemudian atau Fanstory.

Di Cerpenista, seorang anggota adalah penggagas cerita, penulis, sutradara, sekaligus pembaca. Anggota ikut menentukan tema, alur, dan plot cerita.”

“Wah, ceritanya bisa kacau dong, Mas?”

“Kacau sih tidak, hanya sulit ditebak kelanjutannya. Tapi justru di situ serunya. Selalu ada kejutan di tiap kalimat baru. Coba saja dulu, Mat. Lalu nikmati keasyikan menulis di Cerpenista.”

“Baiklah, Mas,” kata Mat Bloger menutup obrolan.

Iklan
Mengarang Gotong Royong di Cerpenista

5 pemikiran pada “Mengarang Gotong Royong di Cerpenista

  1. kalau saya tidak salah tangkap, saya buat cerpen dan tidak selesai (menggantung) kemudian diteruskan oleh orang lain, jika belum selesai juga kita bisa teruskan sendiri. demikian seterusnya. CMIIW

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s