Agar tak Bosan Ngeblog

Berhemat itu bukan hanya dalam urusan pemakaian listrik. Mengelola blog juga perlu berhemat. Caranya? Fokus.

Begitulah saya beroleh pelajaran dari seorang blogger yang tiba-tiba merasa lelah dan bosan ngeblog. Ia jenuh karena dari pagi sampai malam, setiap hari, merambah jagat maya tak tentu arah.

“Hampir seharian? Ngapain aja?”

“Buka-buka e-mail, memperbarui blog, menengok blog-blog tetangga, baca situs-situs berita, main Friendster, Facebook, Jaiku, Twitter, chatting, macem-macem-lah, Mas,” dia menjawab.

“Ya, wajar. Kalau tiap hari sampean menyusuri Internet begitu lama dengan segudang aktivitas seperti itu, energi sampean pasti terkuras habis, dan akhirnya bosan. Sampean boros waktu, tenaga, dan konsentrasi alias tak fokus.”

“Maksudnya bagaimana, Mas?”

Begini. Ngeblog itu bukan satu-satunya kegiatan dalam hidup kita. Sampean juga harus bekerja, mengurus keluarga, nonton film, piknik, dan sebagainya. Supaya tak terjadi benturan antara ngeblog dan aktivitas lain, sampean jangan tenggelam terlalu dalam di samudra digital.

Silakan merespons komentar orang di blog sebagai tanda terima kasih dan ikatan tali silaturahmi. Tapi jangan membalas semua komentar. Sampean tak bakal sempat. Kalau komentar di blog sampean hanya dua atau tiga sih, masih bisa. Tapi, kalau setiap posting dikomentari puluhan atau ratusan orang, sampean pasti kewalahan. Gunakan waktu dan kesempatan secara bijaksana. Kalau ada komentar yang tak perlu dibalas, ya, ngapain repot-repot?

Boleh juga kalau sampean sesekali ikut nimbrung di jaringan sosial online, seperti Friendster dan Facebook. Jaringan ini memang penting, tapi pikirkan kesempatan sampean yang terbuang. Apakah waktu dan energi yang sampean gunakan sebanding dengan manfaatnya?

Semua layanan itu memang bagus untuk bersosialisasi, membangun jaringan. Sampean bahkan bisa menemukan ide posting dari sana. Tapi sampean mesti menyesuaikan layanan itu agar selaras dengan aktivitas blogging sampean. Manfaatkanlah layanan itu demi pengembangan blog sampean, dan bukan sebaliknya, menguras energi sampean.

Bila energi sampean mengucur ke mana-mana, yang jadi korban, ya, blog sampean. Isi blog pun kena imbas. Sampean bakal kehilangan waktu yang sebetulnya bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan bahan tulisan yang bernas dan cergas.

Cobalah menghemat energi, waktu, dan konsentrasi. Berkelanalah di Internet dengan pintar: hanya mencari apa yang sampean butuhkan. Ikuti layanan jaringan sosial itu hanya untuk pengetahuan belaka, dan tak perlu menggelutinya sampai tuntas-tas!

Begitu juga dengan isi blog sampean. Kalau isinya tak fokus–dari soal sepatu hingga tusuk gigi, dari gosip artis hingga cerita fiksi–sampean akan membutuhkan lebih banyak energi dan konsentrasi. Sampean harus mencari lebih banyak ide dan sumber tulisan.

“The more diverse your blog content, the more scattered your energies,” kata blogger kawakan, Lorelle van Fossen.

Jadi hematlah energi sampean dan mulai dari sekarang berusahalah ngeblog dengan fokus.

>> Diskusi tentang topik ini juga bisa diikuti di blog Tempo Interaktif.

Iklan
Agar tak Bosan Ngeblog

4 pemikiran pada “Agar tak Bosan Ngeblog

  1. ah ndoro baca lorelle juga ternyata 😀
    btw, kegiatan di atas udah saya lakukan
    bahwa ngeblog jadi salah satu kegiatan di antara yg lain
    tapi kok ya tetep bosen?

  2. nikenike berkata:

    wah pas banget
    kalo lagi ga ada ide. saya justru keluar. pergi ke mana, kek. yg jelas nggak duduk melototin layar monitor aja.
    setelah jalan-jalan. entah itu sendiri atau sama orang lain, biasanya dapet ilham.
    memang begitu salah satu yg menyenangkan dr kegiatan menulis. merekam peristiwa di luar sana, mengolahnya lalu menuangkan dalam kata-kata

  3. nikenike berkata:

    wah pas banget
    kalo lagi ga ada ide. saya justru keluar. pergi ke mana, kek. yg jelas nggak duduk melototin layar monitor aja.
    setelah jalan-jalan. entah itu sendiri atau sama orang lain, biasanya dapet ilham.
    memang begitu salah satu yg menyenangkan dr kegiatan menulis. merekam peristiwa di luar sana, mengolahnya lalu menuangkan dalam kata-kata
    menurut pendapat saya, isi blog atau tulisan akan semakin kaya kalau kita terus berinteraksi dg dunia luar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s