Resolusi

Inilah ritual setiap kali almanak berganti: orang ramai membuat resolusi pribadi. Mereka mencanangkan rencana, tekad, niat, dan aktivitas baru yang akan dilakukannya tahun depan. Para usahawan, misalnya, membuat proyeksi bisnis mendatang. Para seniman merancang masterpiece berikutnya. Karyawan membicarakan rencana kerja tahun depan. Para politikus mengira-ngira kegiatan kampanye terbarunya. Koruptor berniat menciptakan modus kejahatan yang lebih canggih dan seterusnya.

Anda mungkin termasuk orang yang sudah memiliki resolusi pribadi. Apa resolusi Anda? Barangkali ada di antara Anda yang punya resolusi berhenti merokok. Mungkin ada yang ingin beli rumah baru, hidup lebih sehat, lebih memperhatikan keluarga, mau mencari beasiswa, dan lain-lain.

Para blogger pun ternyata tak mau ketinggalan dalam urusan resolusi ini. Saya melihat beberapa blog mempublikasikan posting tentang niat dan rencana pemiliknya tahun depan. Ada yang mengutarakan keinginannya membuat lebih banyak blog lagi. Ada yang ingin menulis posting lebih bermutu. Ada yang bercita-cita beli laptop baru. Ada yang hendak menjadi blogger yang lebih terkenal. Sebaliknya, ada yang berniat makin asal-asalan. Ada juga yang cuma ingin menulis lebih ajek dan sebagainya.

Sebagai blogger, bisa jadi Anda tak peduli pada resolusi pribadi. Nge-blog, ya, bikin blog saja, tak usah berpikir mau bikin apa tahun depan. Barangkali, buat Anda, blog itu tetap jurnal harian pribadi yang tak perlu diapa-apakan lagi. Resolusi itu tak penting. Jadi buat apa membuat sesuatu yang baru?

Tapi barangkali ada di antara Anda yang tergolong blogger yang ingin berkembang terus bersama blog. Anda melihat blog sebagai media yang harus diperbarui dan diperkaya isinya. Blog itu seperti tanaman yang mesti dirawat, disiram air, dan diberi pupuk agar tumbuh sehat. Apa pun resolusi Anda dan para blogger lainnya, silakan saja. Canangkan dan wujudkan. Semoga tercapai resolusi Anda.

Saya sendiri terus terang tak punya resolusi pribadi tahun ini. Kalaupun ditanyai, saya akan menjawab resolusi saya 1.024 x 768 piksel. Aha, tentu saja ini jawaban main-main. Jawaban seriusnya, saya tak perlu menanti tahun berganti. Saya tak menunggu kalender disobek hanya untuk membuat resolusi di masa datang. Buat saya, setiap hari adalah saat membuat resolusi baru.

Karena itu, pertanyaan apa resolusi saya menjadi tak penting lagi. Yang lebih penting buat saya adalah memikirkan gagasan, peluang, kesempatan, dan kemungkinan baru dari sebuah blog setiap saat. Apa kira-kira yang lebih bermanfaat buat orang lain? Bagaimana menyebarkan lebih banyak pelajaran untuk yang membutuhkan? Bagaimana memberi inspirasi orang untuk hidup yang lebih baik?

Saya memilih begitu karena Internet dan ranah blog adalah belantara informasi. Orang datang dan pergi di tengah lautan teks, grafik, juga foto sesuka mereka. Berpindah dari satu blog ke blog lain semudah kita mengganti kanal televisi di remote control. Blogger juga silih berganti muncul dan tenggelam. Yang lebih dulu mungkin akan segera dilupakan dan digantikan pendatang baru–yang lebih bermutu, unik, khas, serta mencerahkan. Mungkin juga tak seperti itu. Saya tak tahu. Di tangan kita sendirilah sebuah blog hanya akan menjadi debu, candu atau madu buat orang lain.

Iklan
Resolusi

Satu pemikiran pada “Resolusi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s