Indon

Kontroversi melahirkan blog kontroversial. Begitulah fenomena yang terjadi di ranah blog. Ketika orang ramai menghujat perilaku para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri yang penuh kekerasan, misalnya, lahirlah blog IPDNmania pada April lalu.

Blog itu kontroversial karena pengelolanya mengaku sebagai “putra-putri terbaik bangsa” yang menolak diperlakukan tak adil oleh media massa hanya gara-gara ada praja IPDN yang meninggal akibat dianiaya seniornya. Dan, semua posting-nya bernada membela IPDN. Dalam waktu singkat blog itu laris bukan kepalang. Ratusan, mungkin ribuan, orang datang tiap hari. Hingga kolom ini dibuat, blog itu mendapat 97.017 hit. Setiap posting menuai rata-rata lebih dari seratus komentar — sebagian besar mencaci-maki blog ini.

Rupanya sejarah berulang. Ketika hubungan Jakarta-Kuala Lumpur memanas gara-gara kasus Rasa Sayange, yang diklaim sebagai lagu milik negeri jiran itu — juga geger rebutan kesenian reog — aksi anti-Malaysia pun marak di mana-mana, termasuk di ranah Internet. Sebuah blog anti-Indonesia juga muncul. Namanya Ihateindon.

Dalam posting pertama bertanggal 26 November, pengelola blog yang anonimus itu menulis,

This blog is dedicated for indon hater. Indon is a xenophopic & delusional granduer society. They thought the whole world is revolving around their pathetic world. I will include in this blog:

1. Screenshot of www headline showing the word Indon, for Indon to know that the whole world calling them Indon.
2. Copies of newpaper articles or news reporting the bad behaviour of Indon.
3. Anything bad about Indon.”

Singkatnya, sebuah ancaman. Tak mengherankan bila dalam sekejap juga blog ini populer di kalangan blogger, terutama dalam negeri. Apalagi ketika ternyata si pengelola benar-benar melaksanakan ancaman itu dengan membuat posting-posting bernuansa melecehkan Indonesia, misalnya ada parodi Pancasila dengan judul Pancagila Negara Indon. Segera saja posting-posting di blog itu menuai puluhan komentar sinis.

Namun, buat saya, blog tak lebih dari sekadar lelucon belaka. Saya tak menganggapnya sebagai sesuatu yang serius, misalnya kampanye hitam bagi Indonesia, melainkan hanya sekadar buah tangan orang iseng. Bukankah di ranah Internet semua orang bisa melakukan apa saja, termasuk berbuat jahil? Bukankah selalu ada saja orang yang memancing di air keruh untuk mempopulerkan blog-nya? Bukankah selalu ada orang yang mengambil posisi berlawanan dari mainstream hanya demi mengejar statistik, traffic, dan komentar yang berderetan?

Karena itu, terlalu berlebihan kalau kita buang-buang waktu, tenaga, juga pikiran untuk menanggapi atau bereaksi keras terhadap blog itu. Kecuali, jika kita juga mau iseng belaka. Sebab, masih banyak urusan yang lebih penting dan mendesak ketimbang memperhatikan blog kontroversial itu. Seperti halnya blog IPDNmania yang sudah tak pernah diperbarui dan dikunjungi lagi itu, blog Ihateindon ini pasti bakal segera dilupakan orang seiring berlalunya isu anti-Malaysia. Buat apa kita repot-repot?

Iklan
Indon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s