Mat Bloger naik pangkat. Dari semula hanya blogger biasa, kini ia boleh disebut sebagai influencer. Hobinya mengajak orang ngeblog. Berhasilkah? Pada sebuah siang yang lengas, dia mendatangi saya. Tampangnya sekusut Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, selepas jam kantor.
“Saya sering bingung, Mas. Mengapa saya sulit mengajak orang membuat blog? Kenapa, sih, tak semua orang sudi membuat blog? Saya jadi mikir, sebetulnya apakah kita perlu mempunyai blog? Apakah setiap orang harus ngeblog?” begitu Mat Bloger bertanya.
Saya kaget mendapat serangan semacam itu. “Wah, rupanya ada yang mulai putus asa, nih,” saya berkomentar. Mat Bloger nyengir. Baca entri selengkapnya »
Filed under: Gagasan, blog, hidup, iklan, inspirasi, passion, pertanyaan, reklame, semangat

Komentar Terakhir