Kolom Blog Wicaksono

Icon

koleksi tulisan tentang blog

Passion and Soul

Mat Bloger mengernyitkan jidat di depan layar komputer. Siang itu, parasnya menyiratkan ia tengah berpikir keras. Tumben, pikir saya dalam hati. Tak biasanya ia serius di depan monitor. Pasti ada sesuatu. Pelan-pelan saya menghampiri mejanya, lalu mencolek punggungnya.

“Serius amat, Mat. Baca apa sih? Cerita porno ya?” tanya saya.

“Hush, sembarangan. Siang-siang begini dilarang melihat hal-hal yang bisa bikin batal puasa, Mas,” kata Mat Bloger. “Ini lo, Mas. Saya sedang mengintip blog para politikus, baca-baca isi kepala mereka lewat blog.”

“Punya siapa, Mat?” Read the rest of this entry »

Filed under: Ulasan , , , , ,

Blog Memang Bukan Untuk Semua Orang

Mat Bloger naik pangkat. Dari semula hanya blogger biasa, kini ia boleh disebut sebagai influencer. Hobinya mengajak orang ngeblog. Berhasilkah? Pada sebuah siang yang lengas, dia mendatangi saya. Tampangnya sekusut Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, selepas jam kantor.

“Saya sering bingung, Mas. Mengapa saya sulit mengajak orang membuat blog? Kenapa, sih, tak semua orang sudi membuat blog? Saya jadi mikir, sebetulnya apakah kita perlu mempunyai blog? Apakah setiap orang harus ngeblog?” begitu Mat Bloger bertanya.

Saya kaget mendapat serangan semacam itu. “Wah, rupanya ada yang mulai putus asa, nih,” saya berkomentar. Mat Bloger nyengir. Read the rest of this entry »

Filed under: Gagasan , , , , , , , ,

Depresi

Hampir semua blogger pernah mengalaminya. Mungkin Anda juga. Seperti halnya ada siang dan malam, ada kiri dan kanan, aktivitas mengisi blog pun mengenal saat-saat yang menyenangkan dan menyedihkan. Ada masa-masa ketika cobaan datang bertubi-tubi dan Anda tertekan.

Contohnya begini. Anda bersemangat menulis, berkreasi, mengisi blog setiap hari. Lalu tiba-tiba terjadi sesuatu yang tak diinginkan. Katakanlah Anda membuat kesalahan ketik atau ada ketidakakuratan data pada sebuah posting. Semula Anda akan menganggapnya sebagai sebuah masalah sepele, sampai kemudian ada seseorang yang menulis komentar atau kritik keras pada Anda secara pribadi, dan bukan untuk kesalahan itu. Ego Anda tersenggol. Anda merasa tak dihargai.

Di lain kesempatan, seorang blogger menulis hal-hal yang buruk mengenai salah satu tulisan Anda — atau justru menulis tentang Anda — di blog. Dia mengejek Anda sebagai blogger gombal dengan karya tak bermutu. Anda terpengaruh, merasa ejekan itu memang benar adanya. Anda lalu merasa dunia seakan runtuh. Semangat Anda untuk nge-blog anjlok drastis. Anda hanya bisa terpaku menatap panel Write Post yang kosong. Gagasan mendadak lenyap. Ide-ide beterbangan.

Apa yang harus dilakukan? Read the rest of this entry »

Filed under: Gagasan , , , , ,

Perihal

Kategori

Arsip

Blog Stats

  • 18,300 hits