<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kolom Blog Wicaksono &#187; google</title>
	<atom:link href="http://kolomblog.wordpress.com/tag/google/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kolomblog.wordpress.com</link>
	<description>koleksi tulisan tentang blog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Sep 2009 11:10:52 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='kolomblog.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d6d409aa8d0d7ca7f0c28d95ac116e4d?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kolom Blog Wicaksono &#187; google</title>
		<link>http://kolomblog.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kolomblog.wordpress.com/osd.xml" title="Kolom Blog Wicaksono" />
		<item>
		<title>Telanjang di Depan Google</title>
		<link>http://kolomblog.wordpress.com/2009/03/09/telanjang-di-depan-google/</link>
		<comments>http://kolomblog.wordpress.com/2009/03/09/telanjang-di-depan-google/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 15:32:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>me</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulasan]]></category>
		<category><![CDATA[abdul hadi djamal]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[cache]]></category>
		<category><![CDATA[caleg]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[makassar]]></category>
		<category><![CDATA[pan]]></category>
		<category><![CDATA[tembolok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolomblog.wordpress.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Namanya Abdul Hadi Djamal. Dia anggota Partai Amanat Nasional dan Komisi Perhubungan Dewan Perwakilan Rakyat. Ia juga memiliki blog di sini. Senin malam awal pekan ini, Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Hadi. Ia diduga menerima uang suap. 
Dalam sekejap, blog Hadi diserbu pengunjung. Mereka ramai-ramai meninggalkan komentar bernada caci maki dan hujatan di shout box. Aksi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kolomblog.wordpress.com&blog=2105951&post=151&subd=kolomblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Namanya Abdul Hadi Djamal. Dia anggota Partai Amanat Nasional dan Komisi Perhubungan Dewan Perwakilan Rakyat. Ia juga memiliki blog di <a href="http://abdulhadijamal.blogspot.com">sini</a>. Senin malam awal pekan ini, Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Hadi. Ia diduga menerima uang suap. </p>
<p>Dalam sekejap, blog Hadi diserbu pengunjung. Mereka ramai-ramai meninggalkan komentar bernada caci maki dan hujatan di shout box. Aksi kecaman ini bahkan diberitakan di media-media daring, seperti <a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2009/03/03/brk,20090303-162910,id.html"><em>Tempo Interaktif</em></a>.</p>
<p>Entah kenapa, pada Selasa malam, blog itu mendadak tak bisa diakses. Blokir berlangsung sekitar satu jam, pukul 18.00-19.00 WIB. Dalam kurun tersebut, pengakses hanya mendapatkan satu halaman bertulisan &#8220;Blog ini terbuka hanya untuk pembaca yang diundang saja&#8221;.</p>
<p>Ada apa gerangan? <span id="more-151"></span></p>
<p>Teka-teki itu terjawab kemudian, setelah blokir dibuka. Aha! Ternyata tampilan dan isi blog telah berubah total. Warna <em>theme</em> blog, misalnya, bersalin dari biru menjadi abu-abu. Header yang semula bertulisan &#8220;Ir Abdul Hadi Djamal, MM, anggota Komisi V DPR RI (saat ini kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) di daerah pemilihan I Sulsel meliputi Kota Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar)&#8221; berubah menjadi &#8220;Perjuangan tidak berakhir di ujung terali besi, Pak!!!&#8221;</p>
<p>&#8220;Lantas isinya berubah seperti apa, Mas?&#8221; tanya Mat Bloger.</p>
<p>&#8220;Semula blog itu berisi tulisan-tulisan mengenai profil, aktivitas, dan album foto Hadi. Tercantum juga jadwal kunjungan harian Hadi sebagai politikus. Pendeknya, sebuah blog kampanye. Maklum, Hadi memang akan mencalonkan diri lagi sebagai calon legislator pada pemilu mendatang. Tapi sekarang blog itu berisi tulisan-tulisan yang bersifat membela Hadi.&#8221;</p>
<p><img src="http://inlinethumb04.webshots.com/44611/2520766970096703381S500x500Q85.jpg" alt="versi awal" /></p>
<p><img src="http://inlinethumb07.webshots.com/45190/2984548970096703381S500x500Q85.jpg" alt="versi revisi" /></p>
<p>&#8220;Komentar orang-orang yang menghujat Hadi masih ada, Mas?&#8221;</p>
<p>&#8220;Jelas sudah dihapus, Mat. Tampaknya pengelola blog itu, mungkin pendukung atau tim suksesnya, tak ingin citra Hadi semakin tercoreng. Mereka lalu menyalin rupa blog itu. Tapi mereka lupa&#8211;atau mungkin&#8211;tak tahu bahwa kita punya mesin pencari paling hebat sepanjang sejarah, sebuah perpustakaan peradaban raksasa yang cerdas: Google.&#8221;</p>
<p>&#8220;Apa hubungannya, Mas?&#8221;</p>
<p>&#8220;Begini, Mat. Google itu memiliki apa yang disebut tembolok (<em>cache</em>). Ini semacam wadah sementara untuk menyimpan data digital agar sewaktu-waktu dapat diakses kembali. </p>
<p>Data yang tersimpan di tembolok ini bisa berbeda dengan data yang tersimpan di server asalnya. Jadi, meski data di server asal sudah diganti atau dihapus, tembolok Google masih menyimpan duplikatnya. </p>
<p>Dengan demikian, meski blog Hadi itu sudah bersalin rupa, kita masih dapat melihat bentuk awalnya di tembolok Google.&#8221;</p>
<p>&#8220;Oalah, paham, paham, Mas. Berarti upaya salin rupa itu mubazir ya, Mas?&#8221;</p>
<p>&#8220;Begitulah. Dari kasus ini, sekali lagi, kita melihat bagaimana kedigdayaan Internet dan Google. Anak kandung teknologi ini membuat kita telanjang, transparan. Ia membongkar praktek-praktek gelap, tipu muslihat, menjadi terang benderang. </p>
<p>Para calon legislator dan tim kampanyenya harus berhati-hati mulai sekarang jika hendak memanfaatkan blog sebagai media kampanye. Mereka boleh saja berkelit dan lolos dari kejaran aparat hukum di dunia nyata. Tapi, jika hendak bermuslihat di Internet, Google bakal mencatat seluruh amal, pahala, dan dosa-dosa mereka. Mereka tak bisa ngumpet lagi.&#8221;</p>
<p>&#8220;Halah, sampean ini sudah seperti kiai saja, Mas, ha-ha-ha,&#8221; Mat Bloger tergelak.</p>
Posted in Ulasan Tagged: abdul hadi djamal, blog, cache, caleg, google, koruptor, makassar, pan, tembolok <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kolomblog.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kolomblog.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kolomblog.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kolomblog.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kolomblog.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kolomblog.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kolomblog.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kolomblog.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kolomblog.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kolomblog.wordpress.com/151/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kolomblog.wordpress.com&blog=2105951&post=151&subd=kolomblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolomblog.wordpress.com/2009/03/09/telanjang-di-depan-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4e6e5a09a2f11d49cb0fcf169103565?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">me</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inlinethumb04.webshots.com/44611/2520766970096703381S500x500Q85.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">versi awal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://inlinethumb07.webshots.com/45190/2984548970096703381S500x500Q85.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">versi revisi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjaring Uang Lewat Blog</title>
		<link>http://kolomblog.wordpress.com/2008/08/22/menjaring-uang-lewat-blog/</link>
		<comments>http://kolomblog.wordpress.com/2008/08/22/menjaring-uang-lewat-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 08:42:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>me</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[adsense]]></category>
		<category><![CDATA[dollar]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[iklan]]></category>
		<category><![CDATA[referral]]></category>
		<category><![CDATA[rupiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolomblog.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu godaan terbesar yang membuat Mat Bloger bersemangat ngeblog adalah uang. Ini gara-gara teman-temannya mengiming-imingi dia bakal gampang mendulang dolar atau rupiah lewat blog dengan trik dan tip tertentu. Sayang seribu sayang, justru taktik itulah yang tak dipahaminya.
&#8220;Makanya Mas, saya bertanya ke sampean. Bagaimana cara meraup duit lewat blog?&#8221; tanya Mat Bloger tanpa tedeng [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kolomblog.wordpress.com&blog=2105951&post=72&subd=kolomblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Salah satu godaan terbesar yang membuat Mat Bloger bersemangat ngeblog adalah uang. Ini gara-gara teman-temannya mengiming-imingi dia bakal gampang mendulang dolar atau rupiah lewat blog dengan trik dan tip tertentu. Sayang seribu sayang, justru taktik itulah yang tak dipahaminya.</p>
<p>&#8220;Makanya Mas, saya bertanya ke sampean. Bagaimana cara meraup duit lewat blog?&#8221; tanya Mat Bloger tanpa tedeng aling-aling.</p>
<p>Saya menghela napas panjang sebelum menjawab pertanyaan itu. Motivasi orang membangun blog memang bermacam-macam, di antaranya untuk mencari uang, ya seperti Mat Bloger itu. </p>
<p>Rupiah atau dolar adalah pancingan yang sulit ditepis para blogger. Ini memang sah-sah saja. Toh, tak melanggar aturan atau salah, tapi caranya tidak segampang kita membuka mulut. <span id="more-72"></span></p>
<p>&#8220;Begini, Mat. Ada banyak cara meraup dana lewat blog. Cara yang terpopuler tentu saja lewat iklan. Untuk mendapatkan advertensi, sampean harus mengikuti program periklanan daring (online), seperti AdSense, afiliasi, ulasan berbayar, iklan langsung, dan sebagainya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Bisa dijelaskan satu-satu, Mas?&#8221;</p>
<p>&#8220;Adsense adalah program periklanan daring Google. Program ini dianggap sebagai sebuah model bisnis paling praktis dan diminati para blogger. Sampean tinggal mendaftar ke Google untuk mendapatkan account dan kode yang harus dipasang di blog. </p>
<p>Setelah kode terpasang, secara otomatis Google akan menampilkan iklan yang sesuai dengan tema blog. Pemilik blog akan mendapatkan bayaran dari Google untuk setiap iklan yang diklik pengunjung berdasarkan hitungan tertentu.</p>
<p>Google mempunyai aturan keras yang harus dipatuhi. Adsense (kecuali fasilitas pencari Google), misalnya, tak boleh dipasang di blog berbahasa Indonesia. Pelanggaran aturan ini akan membuat account seseorang dibatalkan. Iklan Adsense yang terus-terusan diklik dari Internet protocol (IP) yang sama, juga akan dianggap fraud oleh Google. Ujung-ujungnya Google akan memblokir Adsense si pelanggar tanpa konfirmasi atau menyelidikinya terlebih dulu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kalau afiliasi itu apa, Mas?&#8221;</p>
<p>&#8220;Itu metode periklanan dengan menggunakan program afiliasi (affiliate programs). Lewat program ini, sampean akan mendapat komisi dari produk atau layanan yang terjual via blog. Sampean tinggal mencari atau memilih situs penyedia program yang bagus dan populer, misalnya <a href="http://www.text-link-ads.com/">Text Link Ads</a>. </p>
<p>Situs ini memungkinkan pengiklan membeli tautan (link) dan blogger menjual tautannya. Kalau sampean me-refer publisher atau pengiklan yang sudah disetujui, sampean akan diberi US$ 25.</p>
<p>Sampean juga bisa mendapat bayaran dari perusahaan yang sedang memasarkan produk atau layanan barunya dengan cara membuat ulasan produk dan layanan tersebut. Cara ini dikenal sebagai ulasan berbayar. Besar-kecilnya upah bergantung pada tawar-menawar kedua belah pihak, produsen dan blogger.</p>
<p>Yang paling asyik itu kalau sampean mendapatkan iklan langsung dari sebuah perusahaan. Ada banyak perusahaan yang mau memasang banner iklan di blog dengan bayaran tertentu. Tapi syaratnya tak mudah. Mereka biasanya menilai apakah blog sampean dianggap terkenal, punya pengunjung rutin, mempengaruhi opini publik, dan sebagainya. Memangnya blog sampean ada yang baca, Mat?&#8221;</p>
<p>&#8220;Woh, semprul!&#8221;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kolomblog.wordpress.com/72/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kolomblog.wordpress.com/72/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kolomblog.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kolomblog.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kolomblog.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kolomblog.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kolomblog.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kolomblog.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kolomblog.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kolomblog.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kolomblog.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kolomblog.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kolomblog.wordpress.com&blog=2105951&post=72&subd=kolomblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolomblog.wordpress.com/2008/08/22/menjaring-uang-lewat-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4e6e5a09a2f11d49cb0fcf169103565?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">me</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Harus Dihindari Blogger Pemula</title>
		<link>http://kolomblog.wordpress.com/2007/10/26/yang-harus-dihindari-blogger-pemula/</link>
		<comments>http://kolomblog.wordpress.com/2007/10/26/yang-harus-dihindari-blogger-pemula/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2007 22:57:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>me</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[content]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[pb2007]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kolomblog.wordpress.com/2007/10/26/yang-harus-dihindari-blogger-pemula/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang teman yang belum pernah punya blog mau membuat blog untuk mendapat uang tambahan. Ia lalu bertanya apa yang sebaiknya atau jangan dilakukan?
Pertama, jangan numpang di penyedia hosting gratis, seperti Blogger dan WordPress. Mengapa? Dengan indekos di sana, blogger tak memiliki kendali penuh atas blog-nya. Kontrol sepenuhnya ada di tangan penyedia hosting. Blogger yang punya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kolomblog.wordpress.com&blog=2105951&post=6&subd=kolomblog&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seorang teman yang belum pernah punya blog mau membuat blog untuk mendapat uang tambahan. Ia lalu bertanya apa yang sebaiknya atau jangan dilakukan?</p>
<p>Pertama, jangan numpang di penyedia hosting gratis, seperti <a href="http://blogger.com">Blogger</a> dan <a href="http://wordpress.com">WordPress</a>. Mengapa? Dengan indekos di sana, blogger tak memiliki kendali penuh atas blog-nya. Kontrol sepenuhnya ada di tangan penyedia hosting. Blogger yang punya hobi mengutak-atik blog jelas tak bisa berkreasi “semau gue”.</p>
<p>Saya bukan hendak mengatakan penyedia hosting gratis itu jelek, karena sebetulnya mereka menyediakan layanan cukup bagus, melainkan lantaran mereka menerapkan beberapa pembatasan. WordPress, contohnya, tak membolehkan “anak kos”-nya memasang iklan (adsense). Ini jelas merugikan blogger yang berniat memperoleh rezeki lewat blog. <span id="more-6"></span></p>
<p>Ada ancaman lain. Bayangkan apa yang akan terjadi bila suatu saat mereka tiba-tiba menutup layanan gratisnya ketika seorang blogger justru sedang di puncak popularitas? Blogger memang bisa pindah ke layanan hosting gratis lainnya, tapi langkah ini akan membawa konsekuensi, seperti anjloknya peringkat blog tersebut di mesin pencari seperti <a href="http://www.google.com">Google</a> dan <a href="http://technorati.com">Technorati</a>.</p>
<p>Karena itu, blogger perlu menyewa hosting sendiri. Toh, tarif sewa hosting cenderung menurun tiap tahun. Dengan memiliki “tempat tinggal” sendiri, Anda telah terhindar dari kerumitan di masa datang.</p>
<p>Kedua, buatlah desain blog yang enak dilihat, tak melelahkan mata, dan tak membingungkan pengunjung. Anda bisa memulai dengan memadukan warna-warna terang, membersihkan atau menyederhanakan bagian samping blog (sidebar) hingga tak dipadati gambar dan teks, atau menghapus banner yang tak penting.</p>
<p>Desain memang perlu, tapi tidak penting. Isi blog jauh lebih penting dari segalanya. Pada akhirnya, pengunjung tak datang untuk menikmati desain sebuah blog, tapi mencari informasi, pendapat, atau mengikuti diskusi tentang sebuah tulisan di blog.</p>
<p>Berikutnya, hindarilah semangat nge-blog semata-mata demi uang. Boleh saja sampean mencari peluang mendapatkan uang tambahan atau menjual/memasarkan barang lewat blog–seperti yang dilakukan banyak orang dewasa ini. Sebab, bagi mereka yang cukup lama berlayar di samudra maya ini, memang banyak peluang untuk memperoleh uang dengan gampang.</p>
<p>Namun, peluang itu tak bakal sampean peroleh dengan ongkang-ongkang kaki alias tanpa melakukan apa pun. Sebelumnya, Anda harus bekerja giat, tekun, dan konsisten lebih dulu, terutama pada masa-masa awal nge-blog, biasanya pekan-pekan pertama. Jika tidak, blog Anda hanya akan seperti kuburan.</p>
<p>Berhentilah membuat posting tentang misalnya <em>mesothelioma</em> atau kata kunci apa pun yang bernilai di Google Adsense. Mulailah menulis sesuatu yang benar-benar sampean sukai. Nge-blog-lah dengan passion.</p>
<p>Masih ada beberapa resep lain, tapi terlalu banyak bila ditulis semua di sini. Anda bisa mendiskusikannya lebih lanjut bila punya kesempatan datang di acara <a href="http://pestablogger.com">Pesta Blogger 2007</a> yang akan digelar besok di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta.</p>
<p>Saya tunggu Anda di sana. </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kolomblog.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kolomblog.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kolomblog.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kolomblog.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kolomblog.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kolomblog.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kolomblog.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kolomblog.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kolomblog.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kolomblog.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kolomblog.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kolomblog.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kolomblog.wordpress.com&blog=2105951&post=6&subd=kolomblog&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kolomblog.wordpress.com/2007/10/26/yang-harus-dihindari-blogger-pemula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f4e6e5a09a2f11d49cb0fcf169103565?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">me</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>