Kolom Blog Wicaksono

Ikon

koleksi tulisan tentang blog

Kartu Pewarta Warga Bisa Lolos Tilang?

Perlukah pewarta warga (citizen journalist) memiliki kartu anggota yang berfungsi seperti kartu pers?

Mat Bloger mengajukan pertanyaan itu ketika kami tengah membaca blog Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Di situ ada posting baru mengenai pembagian kartu anggota untuk para blogger, pewarta warga, atau siapa saja yang berminat.

Peminat hanya perlu membayar Rp 25 ribu sampai Rp 45 ribu, tergantung domisili, untuk memperoleh kartu. Mereka yang ingin mendapatkan kartu itu juga diharuskan mengisi formulir pendaftaran, mematuhi kode etik pewarta warga, dan beberapa persyaratan lain. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Ulasan, , , , ,

Dilema Jurnalisme Warga

Berita tentang arus arus balik pemudik ke Jakarta boleh saja mendominasi halaman-halaman berita media cetak beberapa hari ini. Tapi Mat Bloger, yang sok tahu dan bermata jeli, ternyata justru mendapat berita lain dari luar negeri.

Ia menemukan sebuah berita penting terselip di antara berita-berita tentang kecelakaan lalu lintas di jalur Pantai Utara, antrean pemudik di pelabuhan penyeberangan, dan sejenisnya itu. Apa itu?

“Ini lo Mas, ada berita yang menggegerkan bursa saham Amerika. Sampean harus baca karena sampean kan blogger,” kata Mat Bloger sambil menarik-narik baju baru saya.

“Halah, apa sih, Mat? Berita tentang bangkrutnya perusahaan-perusahaan investasi? Dana talangan US$ 700 miliar yang diteken Presiden George Bush?” Baca entri selengkapnya »

Filed under: Ulasan, , , , , , , ,

BlogBerry Alias Mobile Blogging

Mat Bloger benar-benar tukang pamer. Mentang-mentang baru mendapat kado BlackBerry dari pamannya, sekarang dia selalu menenteng alat buatan Kanada itu ke mana-mana, ke kantor, sekolah anaknya, lapangan futsal, pasar, mal, kafe, dan tempat-tempat yang biasa dikunjunginya. Selain untuk menelepon, mengirim SMS, dan mengecek surat elektronik, sesekali ia mengarahkan perangkat mobile itu ke wajah setiap kawan yang ditemuinya, lalu jeprat-jepret memotretnya.

“Buat koleksi pribadi, Mas,” kata Mat Bloger.

Saya cuma bisa mengumpat dalam hati melihat kelakuannya yang kekanak-kanakan itu. Maksud hati menasihati, tapi saya khawatir dikira iri hati karena belum punya BlackBerry. Akhirnya saya biarkan saja ia menikmati egonya yang sedang membengkak seperti gunung hendak meletus. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Gagasan, , , , , , , ,

Perihal

Kategori

Top Clicks

  • Tidak ada

Arsip

Blog Stats

  • 22,507 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.