MAT Bloger mendadak datang dengan paras memerah seperti kerbau disunat. Matanya melotot. Mulutnya berbusa-busa. Tak henti-hentinya dia mengumpat dan memberondongkan sumpah serapah.
“Asem, semprul, sontoloyo. Rumah sakit macam apa itu? Bukannya menolong orang sakit, malah mengirimkan mantan pasiennya ke penjara,” begitu Mat Bloger melontarkan makian.
Saya kaget. Kenapa Mat Bloger mendadak berang tanpa ada angin dan hujan. Sambil meletakkan koran yang sedang saya baca, saya pun menyapa dia. “Waduh, ada apa gerangan, Mat? Kenapa sampean tiba-tiba marah-marah begini? Kalah taruhan?” Read the rest of this entry »
Filed under: Ulasan , alam sutera, gugat, omni, prita mulyasari, tangerang, uuite
Sebuah kado datang dari Mahkamah Konstitusi. Pada awal Mei lalu, Mahkamah menolak permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Teknologi yang diajukan oleh Narliswandi Piliang alias Iwan Piliang, Edy Cahyono, Nenda Inasa Fadhilah, Amrie Hakim, Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia, Aliansi Jurnalis Indonesia, serta Lembaga Bantuan Hukum Pers.
Putusan itu merupakan jawaban bagi para pemohon yang menggugat Pasal 27 ayat 3. Pasal ini berisi larangan bagi setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.
Dalam permohonan mereka, para penggugat menganggap pasal tersebut multitafsir sehingga dapat menimbulkan ketidakpastian hukum. Tidak ada kejelasan apakah yang dimaksud penyebaran informasi itu adalah perbedaan pendapat, kritik, atau bahkan penghinaan terhadap presiden atau pejabat publik.
“Berarti kado pahit dong, Mas?” tanya Mat Bloger. Read the rest of this entry »
Filed under: Ulasan , blogger, mahkamah konstitusi, pasal karet, uuite
Tahukah sampean berapa lama rata-rata blogger Indonesia merawat blognya?
Mat Bloger bengong ketika saya mengajukan pertanyaan itu. Lalu pelan-pelan ia menggelengkan kepala. “Nggak tahu, Mas. Saya nggak pernah menghitung. Sampean tahu?”
“Dua tahun, Mat.”
“Kok bisa? Dari mana sampean menyimpulkan?”
“Dari survei, Mat.”
“Halah. Survei apa?”
“Itu lo, Mat, Survei Blogger Indonesia 2009. Hasil survei tersebut memang belum diumumkan secara resmi, tapi saya sudah mendapatkan sedikit bocoran.” Read the rest of this entry »
Filed under: Ulasan , 2009, blogger, indonesia, survei, trend
Kasus pembunuhan seorang direktur BUMN yang menyeret nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar dan perempuan muda bernama Rani Juliani sedang jadi buah bibir. Tapi Mat Bloger justru menutup bibir rapat-rapat ketika menemui saya siang itu.
“Ada apa, Mat? Kenapa tampang sampean begitu ajaib?” saya bertanya.
“Saya baru saja tertipu, Mas.”
“Kok bisa? Bagaimana ceritanya?”
“Tadi saya beli DVD. Sampul dan judulnya menggoda sekali, Video Mesra Antasari dan Rani Juliani. Eh, setelah saya beli dan putar di rumah, ternyata palsu. Isinya ndak ada Antasari atau Rani sedikit pun, tapi film kartun. Semprul!” Read the rest of this entry »
Filed under: Gagasan , 3gp, antasari, blog, rani juliani, video
Komentar Terakhir