Aksi Deface Situs Malaysia

Demit-demit dunia maya meretas ratusan situs web Malaysia. Mereka mengubah tampilan halaman depan situs-situs itu dengan bendera Merah-Putih yang berkibar disertai tulisan “Hacked by Indonesia”. Aksi yang dilakukan pada Minggu malam sampai Senin dinihari pekan lalu itu bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Malaysia.

Di tengah sedikit ketegangan hubungan antara Jakarta dan Kuala Lumpur terkait dengan iklan promosi wisata Malaysia buatan Discovery Channel, yang menampilkan tari Pendet, aksi penyamunan digital itu kontan jadi buah bibir. Media sosial daring dan mailing list ramai membicarakan aksi para hacker itu sepanjang pekan ini.

“Sampean nggak ikut aksi itu, Mas?” tanya Mat Bloger.

“Ikut-ikutan? Buat apa? Kayak kurang kerjaan saja, Mat,” jawab saya. Continue reading “Aksi Deface Situs Malaysia”

Aksi Deface Situs Malaysia

Video Heboh Marshanda

Mata Mat Bloger seolah lengket ke layar monitor siang itu. Nyaris tak berkedip. Ia bahkan tak menyadari kedatangan saya, mendekat ke meja kerjanya.

“Sedang nonton apa sih, Mat? Asyik amat,” saya menegur.

Mat Bloger bergeming. Saya tepuk pelan jidatnya. Dia kaget dan berteriak, “Aduh! Sontoloyo! Jangan ganggu dong, Mas. Ini lo, ada video menarik, saya ambil dari YouTube,” kata Mat Bloger.

“Apa sih? Film porno?”

“Eits, bukan, Mas! Ini video Marshanda sedang jingkrak-jingkrak.”

“Halah. Orang jingkrak-jingkrak kok ditonton. Kurang kerjaan.”

“Eeee… yang ini beda, Mas. Sampean nggak tahu Marshanda, sih. Itu lo, pemain sinetron yang dulu sering muncul di TV.” Continue reading “Video Heboh Marshanda”

Video Heboh Marshanda

Membuat Blog Korporat

Hari-hari ini, Mat Bloger seperti layang-layang kurang angin. Badannya loyo. Geraknya lamban. Tampangnya pun lusuh. Saya jadi penasaran, ada apa gerangan dengan kawan saya yang biasanya bergerak liar bagaikan Kali Ciliwung di musim hujan ini?

“Jago saya keok, Mas,” jawab Mat Bloger singkat.

“Jago? Memangnya sampean masih suka sabung ayam? Nggak takut ditangkap polisi, Mat?”

“Hus, ini bukan judi sabung ayam, Mas. Ini tentang pemilihan presiden itu lo. Jago saya kalah karena mendapat suara lebih sedikit dibanding sang pemenang.”

“Oalah, pilpres to. Kirain sabung ayam. Ya sudah, nggak usah dipikirkan, Mat. Tenang saja. Lima tahun mendatang bakal ada lagi. Lebih baik kita ngobrol soal lain.” Continue reading “Membuat Blog Korporat”

Membuat Blog Korporat

Hujan Gugatan di Facebook

RANAH Internet makin lama kian mirip ladang ranjau. Kalau tak hati-hati melangkah, kita bakal dapat masalah. Kasus Prita Mulyasari, ibu rumah tangga yang digugat karena dianggap mencemarkan nama baik lewat surat elektronik, baru saja selesai. Eh, sekarang sudah terbit lagi beberapa kasus sejenis.

Di Bogor, misalnya, ada Ujang yang dilaporkan ke polisi gara-gara mencaci-maki temannya melalui Facebook. Ujang dianggap telah mencemarkan nama baik kawannya. Polisi lalu menjerat Ujang dengan pasal pencemaran nama baik dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Di Lampung, pegawai honorer Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, M Iqbal, 27 tahun, diadukan ke Kepolisian Kota Besar Bandarlampung dengan tuduhan melakukan pencemaran nama baik. Dia disebut mencela nama rekan kerjanya dengan kata-kata kasar dan kotor yang tidak pantas untuk diucapkan di ruang publik, seperti Facebook. Continue reading “Hujan Gugatan di Facebook”

Hujan Gugatan di Facebook

Narablog Vs Jurnalis

Mat Bloger dan Kang Jurnalis ibarat air dan minyak. Tak pernah akur. Setiap kali bertemu, mereka selalu adu mulut. Mat Bloger kerap meledek pekerjaan Kang Jurnalis yang dianggapnya ketinggalan zaman. Laporannya selalu kalah cepat dibanding narablog (blogger) yang berada di mana-mana dan sangat lekas mempublikasikan informasi.

“Lihat saja sewaktu terjadi aksi kekerasan terhadap para pengunjuk rasa di Iran setelah pemilu kemarin, Kang. Siapa yang mengirim foto-foto dan kabar itu ke seluruh dunia? Siapa yang mengunggah video yang menayangkan bentrok antara aparat keamanan Iran dan para demonstran di YouTube? Pewarta warga dan para blogger, Kang. Bukan jurnalis tradisional seperti sampean,” kata Mat Bloger.

Kang Jurnalis merah padam karena diledek seperti itu. “Halah, baru sekali saja sudah bangga. Huh!” Continue reading “Narablog Vs Jurnalis”

Narablog Vs Jurnalis

Perlukah Kita Ganyang Blog Malaysia?

Malaysia tak hanya memprovokasi Indonesia di perairan sekitar Ambalat. Di ranah blog, provokasi dari negeri jiran itu juga bertebaran. Salah satunya diungkapkan oleh seorang yang mengaku sebagai pendukung Malaysia yang katanya pernah berkunjung ke Indonesia. Blog tersebut, menurut sang pemilik yang mengaku masih 18 tahun, dibuat sebagai tandingan blog-blog Indonesia yang menghujat Malaysia. Blog anti-Indonesia itu mendapat pasokan “bahan bakar” dari isu tentang Ambalat dan berita seputar Manohara Pinot.

“Alamat blognya di mana, Mas? Saya mau ganyang dia,” kata Mat Bloger berapi-api.

“Halah, kemlinthi. Memangnya sampean itu siapa, Mat? Polisi? Preman? Anggota laskar atau front pembela ini dan itu? Saya justru sengaja tak mau memberi tahu alamat blog itu supaya sampean tak ikut-ikutan menyerang blog itu. Bukannya berhenti, nanti blog itu malah populer, dan tujuannya menarik perhatian tercapai kalau kita bereaksi.” Continue reading “Perlukah Kita Ganyang Blog Malaysia?”

Perlukah Kita Ganyang Blog Malaysia?

Bila Boediono Mendengar Lewat Blog

Seorang blogger baru telah lahir. Kenalkan, namanya Boediono. Ya, Boediono yang calon wakil presiden itu. Dia sekarang memiliki blog berjudul Boediono Mendengar. Di ruang sosial daring inilah mantan gubernur Bank Indonesia itu akan berinteraksi dengan khalayak, baik yang mendukung maupun menentangnya.

“Ah, yang bener, Mas? Memangnya siapa yang mengajari Pak Boed membuat blog?” tanya Mat Bloger.

“Saya nggak tahu, Mat. Dan nggak penting juga mengetahui siapa yang memberi dia inspirasi dan pelajaran mengenai blog.”

“Halah, kemlinthi. Sampean pasti kura-kura dalam perahu. Ya kan, Mas?” Continue reading “Bila Boediono Mendengar Lewat Blog”

Bila Boediono Mendengar Lewat Blog